Menuju Duta Teknologi 2024
Pembatik Level 4: Berbagi dan Berkolaborasi
Eko Susanto, S.Pd.-Sahabat Teknologi Prov. Jawa Tengah 2024
Kegiatan ini telah dilaksanakan melalui berbagai metode, baik secara tatap muka (luring) maupun dalam jaringan (daring). Sebanyak lima sekolah dan atau komunitas telah dilaksanakan praktik baik secara tatap muka, di mana saya dapat bertemu langsung para guru untuk dapat saling berinteraksi, berbagi pengalaman, serta mendapatkan pemahaman mendalam terkait pemanfaatan media ajar terintegrasi TIK. Selain itu, tiga sesi berbagi praktik baik juga dilakukan secara daring, memungkinkan guru dari berbagai daerah untuk terhubung dan berbagi strategi pembelajaran yang inovatif. serta satu sesi secara on the air melalui Radio Kota Batik Pekalongan 91.2 FM.
Sebelum memulai kegiatan berbagi dan kolaborasi, langkah awal yang sangat penting telah saya tempuh, yaitu melakukan audiensi dengan berbagai pihak terkait. Saya memulai dengan mengadakan audiensi bersama Kepala SMA Negeri 4 Pekalongan Ibu Eny Khusnul Hartati, S.Pd., M.Pd. (14/10/2024) sebagai pemimpin satuan pendidikan tempat saya mengajar. Selanjutnya, saya juga melakukan audiensi dengan Kepala Dinas Pendidikan Kota Pekalongan (16/10/2024) yang diwakili oleh sekretaris dinas Bapak Mabruri, S.Pd., kepala Komunitas Guru di Kota Pekalongan SLCC PGRI Kota Pekalongan (16/10/2024) Ibu Dra. Rr. Arti Rohjatmi, untuk memastikan kegiatan ini selaras dengan visi pendidikan di kota ini dan dapat diterapkan secara lebih luas serta menginspirasi lebih banyak guru untuk terus berinovasi dalam proses pembelajaran.
Dalam Implementasinya di kelas saya menerapkan model pembelajaran kontekstual learning yang berdiferensiasi pada siswa kelas X untuk mata pelajaran Sejarah dengan materi Jalur Rempah. Model pembelajaran kontekstual ini dirancang untuk mengaitkan materi sejarah dengan kehidupan nyata, sehingga siswa dapat memahami bagaimana Jalur Rempah berperan penting dalam perkembangan dunia, termasuk pengaruhnya terhadap budaya, ekonomi, dan sosial.
Menggunakan Multimedia Pembelajaran Interaktif (MPI) Jalur Rempah Masa Praaksara yang telah saya rancang agar setiap siswa, dengan berbagai gaya belajar dan kemampuan yang berbeda, dapat terlibat secara aktif. Siswa diajak untuk mengeksplorasi video, edugames, dan simulasi jalur perdagangan rempah.
Pendekatan berdiferensiasi ini memungkinkan setiap siswa belajar dengan cara yang sesuai dengan kebutuhan mereka, sehingga pembelajaran tentang Jalur Rempah menjadi lebih hidup, bermakna, dan relevan. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami materi secara teoretis, tetapi juga menyadari dampaknya dalam konteks sejarah dan kehidupan modern.
kegiatan berbagi saya awali di satuan Pendidikan tempat saya mengajar SMA Negeri 4 Pekalongan (16/10/2024) dengan judul "PINDAI SEMAR" Pembelajaran Terintegrasi Media TIK untuk Segmentasi Murid, dalam pelaksanaannya saya melibatkan kepala sekolah Ibu Eny Khusnul Hartati, S.Pd., M.Pd. dan 25 guru. materi berbagi kali ini tentang pemanfaatan canva dalam pembuatan MPI.
kegiatan berbagi berikutnya saya lakukan di komunitas MGMP Sejarah Kota Pekalongan (17/10/2024) dengan judul kegiatan yang sama dengan sebelumnya diikuti oleh peserta 13 guru dengan Ketua MGMP saya sendiri Eko Susanto, S.Pd. Bertujuan agar guru-guru sejarah dapat memanfaatkan platform teknologi yang ada menjadi media pembelajaran menarik dan interaktif. menghilangkan stigma pelajaran sejarah sebagai mapel yang membosankan.
Kegiatan berbagi praktik baik berikutnya saya laksanakan di dua sekolah dasar, yaitu SDN Kuripan Lor 2 (22/10/2024) Kepala Ibu Sri Mulyati, S.Pd.,SD. dan SDIT Ulul Albab (23/10/2024) Kepala Ibu Khikmawati, S.Pd.I., dengan jumlah total peserta masing-masing sekolah 10 guru dan 12 guru. Langkah ini bertujuan untuk memperluas dampak positif praktik baik dalam pembelajaran, tidak hanya terbatas pada jenjang yang sama (SMA), namun juga menjangkau jenjang pendidikan yang lebih rendah (SD).
Kegiatan berbagi praktik baik secara luring terakhir saya laksanakan di SMAN 3 Pekalongan (24/10/2024) Kepala Bapak Yulianto Nurul Furqon, M.Pd., dengan jumlah peserta 25 guru. pada kesempatan ini, saya fokus untuk berbagi pengalaman dan strategi pembelajaran yang telah terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa. peserta guru antusias, dan mengharapkan terjalin kolaborasi berkesinambungan kedepannya.
kegiatan berbagi secara Daring pertama saya lakukan bersama sahabat teknologi Jawa Tengah 2024 (21/10/2024) BATIK PAMILUTO dengan 4 narasumber, yang diikuti 139 guru dari berbagai daerah di Jawa Tengah. secara Daring kedua berkolaborasi dengan SLCC Kota Pekalongan (22/10/2024) Menggali Ide Inovasi dengan 4 narasumber yang diikuti 42 guru di Kota Pekalongan, dan Daring ketiga berkolaborasi dengan judul SERABI KETAN (25/10/2024) dengan 3 narasumber dari Sahabat teknologi Jawa Barat, Sahabat Teknologi Sumatera Selatan dan saya sendiri Sahabat Teknologi Jawa Tengah, yg diikuti 22 guru antar provinsi. dan tak lupa secara on the air melalui Radio Kota Batik (RKB) (23/10/2024) pada siaran 91.2 FM.
Saya berharap dari rangkaian kegiatan yang telah dilakukan dapat menjadi inspirasi bagi seluruh guru untuk terus berkembang dan berinovasi dalam menciptakan penbelajaran yang bermakna bagi siswa, untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.
Lampiran:
- Rekap Presensi Peserta Luring
- Presensi Peserta Daring BATIK PAMILUTO
- Presensi Peserta Daring SLCC PGRI
- Presensi Peserta Daring SERABI KETAN
#BLPTKemendikbudristek
#MerdekaBelajar
#PembaTIK2024
#SahabatTeknologiKemendikbudristek
#PlatformMerdekaMengajar
